uBlockDNS: Blokir Iklan Tingkat DNS
Saat aku mau mengunduh ekstensi uBlock Origin—karena katanya “internet is unusable without ad-block”, aku menemukan menu baru di halaman utama ublockorigin.com, yaitu menu ke web uBlockDNS.
Dari situ, aku mencobanya dan mendapati sesuatu yang cukup menarik. Berikut adalah setelah menggunakannya selama seminggu.
Sebagai orang awam yang tak tahu menahu tentang DNS, aku tak menyangka ternyata DNS itu dapat merekam situs yang dikunjungi, namun yang terlihat hanya sebatas domain utamanya saja, kalau apa yang kita buka dan lakukan di situs tersebut tidak akan muncul. Yang berarti ISP/Provider penyedia internet dapat menilik situs apa yang kubuka, mengetahui fakta itu tentu saja sedikit kaget, jadi desas-desus ISP dapat melihat riwayat situs yang dibuka itu ada benarnya.
Nah, dengan menggunakan DNS pihak ketiga, riwayat menjelajah situs akan tersamarkan di sisi ISP, alih-alih melihat domain, mereka kini hanya melihat alamat IP. Yah, memang tak 100% menyamarkan situs yang dibuka, tapi setidaknya mereka jadi menerka-nerka apa yang kubuka wkwkwk.
Fitur dari uBlockDNS ini adalah dia punya filter pemblokir situs iklan, judol, malware, telemetri, atau bisa memasukkan sendiri situs yang mau diblokir. uBlockDNS ditautkan ke semua perangkat mulai dari HP, PC, hingga ruter bila mendukung.
Selama pakai hampir tak ada kendala, mungkin kendala yang pernah kualami adalah tiba-tiba dia down tanpa sebab, yang membuat internet satu perangkatku tak bisa jalan, dan meski DNS ini dilengkapi iklan, tapi dia tak benar-benar memblokir iklan, masih ada sisa beberapa iklan yang tetap muncul, entah mungkin karena databasenya kurang lengkap, atau karena si situsnya memuat iklan di server yang sama dengan isi konten situs. Jadi bila diblokir, tak cuma iklan, isi konten situs akan ikut terblokir, jadi untuk menyiasati itu, tentu masih perlu memasang ekstensi pemblokir iklan.
Terus apa gunanya DNS ini bila jualan utama memblokir iklan tak semempan itu? Yah, seperti yang bilang diatas, DNS ini lebih dari memblokir iklan, tapi dia juga memblokir judol, malware, dan telemetri. Terutama bagian telemetri ini yang tak banyak kusadari, siapa sangka mau peramban privasi seperti Firefox atau Brave, dia tetap mengirim data telemetri meski aku sudah menonaktifkan pengumpulan data, jadi lumayan membantu untuk meningkatkan privasi dalam hal-hal teknis seperti ini.